Struktur Organisasi Pengurus PPI Tokodai 2012-2013 ditentukan

Penulis : Bentang Arief Budiman

Ookayama (10/10/12) – 3 hari setelah pelantikan lurah PPI Tokodai baru, struktur kepengurusan PPI Tokodai masa bhakti 2012-2013 dibentuk. Dengan tambahan 14 anggota baru yang datang pada awal semester ini, PPI Tokodai diharapkan menjadi organisasi yang semakin solid kedepannya. Hal yang baru dalam kepengurusan ini adalah adanya badan penasehat yang notabene adalah para sesepuh yang pernah meniti karir hingga puncak di PPI Tokodai. Selain sebagai penghormatan kepada sesepuh, badan penasehat bertujuan untuk memberikan masukan, motivasi, hingga kritik yang dapat mengangkat organisasi PPI Tokodai lebih baik.

Program2 kerja yang telah disusun pengurus kali ini mengacu pada project oriented base. Yaitu, setiap program dipegang oleh satu penanggung jawab untuk menjamin terlaksananya program tersebut. Adapun para penanggung jawab tersebut dikelompokan menjadi 3 divisi utama yaitu divisi komunikasi dan informasi, divisi pelayanan anggota, dan divisi seni dan olahraga. Pembagian program kerja ini diharapkan memicu aktivitas organisasi lebih baik. Beberapa program baru yang coba ditawarkan oleh pengurus PPI Tokodai adalah reuni akbar alumni PPI Tokodai, kartu anggota PPI Tokodai, dan futsal cup.

Reuni akbar alumni dirasakan memiliki urgensi penting, terkait pembentukan himpunan yang mewadahi warga Indonesia alumni Tokodai. Sampai saat ini, diperkirakan ratusan bahkan ribuan alumni telah tersebar diberbagai belahan dunia. Adanya event reuni ini menjadi angin segar para alumni untuk berkumpul kembali dan mengenang masa2 suka dan duka selama menempuh kuliah di Tokodai.

Kartu anggota juga merupakan program baru yang ingin diwujudkan pada kepengurusan tahun ini. Setelah sebelumnya telah dibangun system pusat data maya, (www.pusatdata.ppi-tokodai.net) PPI Tokodai ingin mengidentifikasi setiap warganya agar dapat terlayani dengan sebaik-baiknya. Ide pembuatan kartu ini diharapkan bisa terintegrasi dengan PPI Jepang, terutama terkait aturan main dan juga pendanaan. Meskipun sampai sekarang hal tersebut masih sebatas wacana.

Program mercusuar lainnya adalah Futsal cup, dimana program ini diharapkan menggantikan tokodai open yang tahun lalu terdapat masalah khususnya terkait sarana dan prasarana. Keberadaan futsal cup sendiri menjadi pelipur lara warga PPI Tokodai khususnya setelah Hashimoto Cup diisukan tidak akan dilaksanakan lagi tahun ini.

disamping program2 baru tersebut beberapa program yang sudah ada akan dicoba untuk diperbaiki terutama dalam hal performa dan output program. Seperti misalnya pada program zebra, pengurus menginginkan tertib administrasi, sehingga ilmu dan diskusi2 hangat yang telah dimunculkan tidak menguap begitu saja, bahkan bisa terus dibina hingga terbentuk solusi nyata terhadap suatu permasalahan yang terjadi.

Dengan program2 tersebut, Pengurus PPI Tokodai berharap setiap warga dapat tersentuh, telayani dan berpartisipasi aktif untuk memutar roda organisasi.

KENALI, LAYANI, KONTRIBUSI..!!

Leave a Reply