Category Archives: Beasiswa

Research Student untuk Umum

Pendaftaran untuk keberangkatan tahun 2008 dibuka tanggal 30 Maret 2007 dan akan ditutup pada 11 Mei 2007. 
Download: forms     Requirement (English)  (Japanese)

Program ini ditujukan untuk mereka yang berminat dalam program research student di perguruan tinggi di Jepang.Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (S-2 / S-3 / professional graduate course) atau meneruskan program S-3 setelah menyelesaikan program S-2 / professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.
Peminat juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Beasiswa diberikan tanpa ikatan dinas, mencakup biaya kuliah dan biaya hidup.

Persyaratan

  1. Usia dibawah 35 tahun pada tanggal 1 April 2007.
  2. Memiliki IPK minimal 3.0 baik S-1 maupun S-2
  3. Memiliki nilai TOEFL-PBT minimal 550 atau TOEFL-CBT minimal 213 atau ekuivalen atau nilai Japanese Language Proficiency Test minimal level 2.
  4. Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya

  5. Bersedia belajar Bahasa Jepang karena bahasa pengantar perkuliahan adalah Bahasa Jepang.

  6. Sehat jasmani dan rohani.

  7. Pelamar harus membaca dan memahami lampiran keterangan secara teliti. Download Requirement (English) (Japanese)

Prosedur Lamaran

  1. Formulir dapat diambil di Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Medan dan Makasar atau bisa download dari halaman ini.
  2. Formulir beserta dokumen yang diminta harus dibawa/ dikirim langsung ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta (bukan ke Konsulat Jenderal Jepang).
  3. Pendaftaran dibuka pada tanggal 27 Maret 2006 sampai dengan tanggal 12 Mei 2006.
  4. Siapkan dokumen-dokumen sesuai dengan lampiran no. 7 (Requirement).Download
    Form-form yang dapat di-download dari sini adalah :
    – Application Form
    – Field of Study and Study Program
    – Recommendation Form
    – Certificate of Health

Tahap Penyeleksian

  1. Kedutaan Besar Jepang melakukan seleksi dokumen, dan akan memberitahukan kepada mereka yang lolos 1 (satu) minggu sebelum ujian tertulis. (Kurang lebih 100 pelamar dipilih melalui seleksi dokumen ini.)
  2. Ujian tertulis Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan atau Makasar pada tanggal 26 Juni. (Bahasa Inggris sebagai ujian pilihan. Nilai yang lebih tinggi akan dipakai untuk pertimbangan seleksi.)
  3. Wawancara akan diadakan di Jakarta bagi seluruh peserta ujian tertulis dari tanggal 26 Juni sampai dengan 7 Juli sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh Kedubes Jepang (biaya transportasi dan akomodasi tidak disediakan Kedubes Jepang).
  4. Bagi yang lolos seleksi di Kedubes Jepang (43 orang), akan diberikan surat keterangan sbb: 1 berkas formulir beserta dokumen yang telah diberi stamp Kedubes Jepang, surat keterangan untuk perguruan tinggi di Jepang, dan lembar “Letter of Acceptance”. Pelamar boleh memilih maksimal 3 perguruan tinggi untuk mendapatkan izin penerimaan sebagai mahasiswa program degree atau research student, atau “Letter of Acceptance” (izin penerimaan tidak resmi) sebagai research student.
  5. Untuk mencari informasi perguruan tinggi di Jepang, silakan lihat website berikut:
    Directory Database of Research and Development atau
    Asian Students Cultural Association.
  6. Harap mengirimkan surat izin atau Letter of Acceptance dari perguruan tinggi Jepang secepat mungkin ke Kedubes Jepang.
  7. Kedubes Jepang akan merekomendasikan peserta ke MEXT.
  8. Peserta akan menjadi penerima beasiswa jika lolos seleksi di MEXT.

Catatan

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi :
Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 11350
Telp. (021) 3192-4308 ext.175 atau 176

Mendorong kontrak sosial baru Perguruan Tinggi

Harus Laksana Guntur*
Reserve

Upaya pemerintah memajukan pendidikan tinggi dengan melakukan privatisasi universitas negeri sejauh ini dianggap oleh sebagian kalangan sebagai tindakan tergesa-gesa yang justru bisa mengancam dunia pendidikan tinggi.

Privatisasi universitas-universitas negeri dikhawatirkan tidak hanya akan mendorong pendidikan biaya tinggi, tapi juga akan memunculkan sebuah kompetisi tidak sehat di antara perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai sebuah public good bisa jadi dikalahkan dengan fungsi barunya sebagai market-oriented enterprises.